Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama perwakilan media online dan pengelola media sosial dengan tema “Dari Ngobrol Jadi Solusi, Dari Aksi Jadi Dampak”. Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe Solobium, Barabai, Jumat (13/3/2026).
FGD ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat komunikasi, informasi, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Persampahan, Ahmad Fadillah memaparkan kondisi pengelolaan sampah di daerah. Setiap harinya, Kabupaten Hulu Sungai Tengah menghasilkan sekitar 135 ton sampah yang harus dikelola.
“Setiap hari kita harus mengelola sekitar 135 ton sampah. Dari jumlah itu, yang paling dominan adalah sampah organik sekitar 66,44 ton per hari dan sampah plastik sekitar 22,35 ton per hari, sementara sisanya merupakan jenis sampah lainnya,” ungkap perwakilan DLHP HST dalam diskusi tersebut.
Ia menjelaskan, besarnya volume sampah tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah sehingga diperlukan dukungan dan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah sejak dari rumah.
“Kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sangat penting. Minimal masyarakat bisa memisahkan sampah basah dan sampah kering, baik itu sampah organik maupun non-organik. Sampah yang dikelola dengan baik juga dapat bermanfaat dan bernilai ekonomis” jelasnya.
Diskusi yang berlangsung santai namun penuh gagasan ini juga dimanfaatkan oleh para jurnalis dan pengelola media sosial untuk menyampaikan berbagai masukan serta ide dalam memperkuat edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi dengan media, DLHP HST berharap informasi dan edukasi tentang pengelolaan sampah dapat lebih luas menjangkau masyarakat, sehingga dapat mendorong perubahan perilaku dan melahirkan aksi nyata dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Reporter: Nor Habibah Rahmah
