Bupati HST Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung, 12 Rumah Terdampak di Tiga Desa

Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bergerak cepat memberikan bantuan kepada 12 rumah warga di tiga desa dilaporkan mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem di beberapa wilayah Murakata, Rabu (3/6/2026).

Bantuan stimulan logistik diserahkan langsung oleh Bupati HST, Samsul Rizal, kepada warga terdampak di Desa Bekapas, Desa Ayuang, dan Desa Manggung atau Timbuk Bahalang. Kehadiran pemerintah daerah di lokasi bencana menjadi bentuk respons cepat sekaligus dukungan moril bagi masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

Dalam kesempatan tersebut, Samsul Rizal menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana. Menurutnya, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya meringankan beban warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

“Hari ini kita menyerahkan bantuan, ada bencana alam puting beliung yang menimpa warga kita di tiga desa,” kata Samsul Rizal.

Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah daerah, total terdapat 11 unit rumah yang terdampak akibat terjangan angin puting beliung. Seluruh pemilik rumah yang mengalami kerusakan telah didata dan masuk dalam daftar penerima bantuan.

“Totalnya itu ada 12 rumah yang kena bencana, dan alhamdulillah kita selaku pemerintah daerah turun untuk memberikan bantuan,” ujarnya.

Samsul Rizal menegaskan, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan kondisi warga terdampak, termasuk proses perbaikan rumah yang mengalami kerusakan. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat.

“Kita selaku pemerintah daerah turut berduka dan turut berprihatin, sehingga kita datang ke masyarakat untuk menyalurkan bantuan,” pungkasnya

Selain menyalurkan bantuan logistik, pemerintah daerah juga memberikan dukungan psikologis kepada warga agar tetap kuat dan optimistis menghadapi kondisi pascabencana. Pemkab HST melalui BPBD dan Dinas Sosial terus melakukan koordinasi untuk memastikan kebutuhan para korban dapat terpenuhi.

“Insyaallah ke depannya masyarakat yang kena musibah mudah-mudahan tabah menghadapi cobaan ini,” tambahnya.

Cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi pada masa peralihan musim juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya angin kencang dan cuaca buruk lainnya guna meminimalkan risiko bencana di lingkungan masing-masing.

Reporter: NHR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *