Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Euforia nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 di halaman Kantor Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Minggu (19/7/2026) malam, tak hanya terasa di depan layar raksasa. Ribuan warga yang memadati lokasi juga membawa berkah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar arena.
Sejak pukul 20.00 Wita, masyarakat mulai berdatangan untuk mengikuti berbagai lomba rakyat sekaligus menanti laga puncak Piala Dunia. Suasana yang ramai membuat lapak-lapak makanan dan minuman dipenuhi pembeli hingga acara berakhir.
Salah seorang pedagang minuman, Zulkifli, mengaku penjualannya meningkat tajam dibandingkan hari biasa. Menurutnya, tingginya jumlah pengunjung membuat stok minuman yang disiapkan cepat habis.
“Ramainya pengunjung sejak awal acara membuat berbagai jenis minuman yang saya jual cepat habis,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan yang mampu mengumpulkan banyak masyarakat seperti nobar maupun perlombaan rakyat dapat lebih sering digelar karena memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil.
Harapan serupa disampaikan Fitri, pedagang asal Banua Supanggal. Ia mengatakan aneka makanan ringan dan minuman yang dijual laris diborong pengunjung.
“Acara seperti ini menjadi berkah bagi kami. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan serupa yang mengumpulkan banyak orang,” katanya.
Tak hanya menggerakkan roda perekonomian warga, kegiatan nobar juga dikemas meriah dengan enam cabang lomba rakyat, yakni domino, catur, lari malam, lari balok, panco, dan badaku. Beragam hadiah menarik disiapkan panitia, mulai dari televisi, kulkas hingga sepeda gunung sebagai doorprize.
Salah seorang pemenang lomba lari malam, Nazril Hilmi, mengaku senang bisa menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Menurutnya, konsep yang memadukan hiburan, olahraga, dan perlombaan mampu menciptakan suasana yang meriah sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk berkompetisi secara sehat.
“Saya senang karena acaranya bukan hanya nobar, tetapi juga ada perlombaan yang membuat masyarakat ikut berpartisipasi. Alhamdulillah saya juga berhasil membawa pulang hadiah utama berupa satu unit sepeda,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Hulu Sungai Tengah, Yajid Fahmi, mengatakan antusiasme masyarakat jauh melampaui perkiraan panitia. Salah satu buktinya terlihat pada lomba domino yang semula hanya menyediakan kuota 128 peserta, namun akhirnya ditambah menjadi 256 peserta karena tingginya minat masyarakat.
Menurut Yajid, kegiatan tersebut membuktikan bahwa olahraga dan hiburan mampu menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Final Piala Dunia 2026 sendiri ditutup dengan kemenangan Spanyol yang mengalahkan Argentina 1-0. Namun bagi masyarakat Hulu Sungai Tengah, malam itu bukan hanya tentang siapa yang mengangkat trofi juara. Nobar di Pandawan juga menjadi bukti bahwa sebuah pesta olahraga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas, mulai dari meningkatnya pendapatan UMKM, tumbuhnya semangat sportivitas, hingga semakin eratnya kebersamaan masyarakat.
Reporter: NHR
