Dua Hektare Hutan Terbakar di Hantakan, TNI-Polri dan Tim Gabungan Berhasil Padamkan Api

Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Gerak cepat jajaran Polres Hulu Sungai Tengah (HST) bersama TNI, BPBD dan Damkar HST berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Bulayak RT 002 (Damar Basar), Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST, Jum’at malam (21/8/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.30 Wita itu menghanguskan kawasan hutan dan semak belukar dengan luas sekitar dua hektare. Meski titik api berada di kawasan yang cukup sulit dijangkau, petugas gabungan bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat melalui WhatsApp. Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Hantakan bersama TNI, BPBD dan Damkar HST langsung melakukan ground check. Setelah memastikan adanya titik api, petugas segera melakukan pemadaman secara manual dan langsung di lokasi.

Lokasi kebakaran berada sekitar dua kilometer dari permukiman warga dan sekitar 500 meter dari jalan utama. Kondisi tersebut membuat penanganan harus dilakukan secara cepat untuk mencegah kobaran api merambat dan mendekati kawasan permukiman.

Kapolsek Hantakan Ipda Edy Fitriadi memimpin personel dalam penanganan tersebut. Petugas menghadapi sejumlah kendala, terutama tidak tersedianya sumber air di sekitar lokasi serta medan berupa hutan dan semak belukar yang menyulitkan proses pemadaman.

Namun, kondisi itu tidak menyurutkan upaya petugas. Dengan mengandalkan kerja sama dan kesigapan seluruh personel, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan hingga dinyatakan padam 100 persen. Sekitar dua hektare area yang terbakar berhasil ditangani sehingga api tidak meluas ke wilayah lainnya.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, mengapresiasi respons cepat seluruh personel gabungan dalam menangani Karhutla tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh personel TNI-Polri, BPBD dan Damkar HST yang telah bergerak cepat melakukan pengecekan serta pemadaman sehingga api dapat dipadamkan sepenuhnya. Penanganan Karhutla membutuhkan sinergi dan kecepatan agar api tidak meluas dan membahayakan masyarakat maupun lingkungan,” ujar Jupri.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat juga sangat penting dalam upaya mencegah Karhutla. Informasi sekecil apa pun terkait munculnya titik api diharapkan segera disampaikan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti sedini mungkin.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan,” tegasnya.

Polres HST bersama TNI, BPBD dan Damkar HST juga akan terus meningkatkan pemantauan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan Karhutla. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau sekaligus mencegah kebakaran kembali terjadi dan meluas.

Reporter:Nor Habibah Rahmah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *