Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal menggelar Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Masjid Darut Thalibin, Desa Alat, Kecamatan Hantakan, bertepatan dengan 13 Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten HST dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperkuat kedekatan antara pemerintah daerah dan masyarakat di bulan suci, pada Selasa (3/3/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh jemaah dan masyarakat Kecamatan Hantakan. Ia mengajak warga menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih serta tekad meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten HST, kami mengucapkan Selamat Ramadhan dan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 Hijriah, 2026 Masehi kepada seluruh jemaah dan masyarakat Kecamatan Hantakan,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadhan merupakan bulan istimewa yang penuh dengan petunjuk dan ampunan. Ia mengingatkan masyarakat agar mengisi hari-hari di bulan suci dengan memperbanyak ibadah seperti sedekah, salat malam, membaca Al-Qur’an, serta berbagai amal saleh lainnya.
“Jangan biarkan waktu berlalu tanpa makna, karena kita tidak pernah tahu apakah kita masih diberikan kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan berikutnya,” tandasnya.
Selain pesan keagamaan, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama Ramadhan agar suasana ibadah tetap kondusif. Pemerintah daerah, lanjutnya, terbuka menerima kritik dan saran dari masyarakat demi mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di seluruh wilayah HST.
Sementara itu, Camat Hantakan Jayadi menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan terlaksana berkat kerja sama antara Pemerintah Kecamatan Hantakan, Bagian Kesra Sekretariat Daerah, serta Pemerintah dan masyarakat Desa Alat. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten HST juga menyerahkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial, disaksikan unsur Forkopimda, SKPD, para kepala desa, tokoh agama, dan masyarakat setempat.
Reporter: Nor Habibah Rahmah
