Kalsel.Radigfamedia.com, Balangan -Komisi III DPRD Kabupaten Balangan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan terus mematangkan langkah dalam memperkuat sistem penanggulangan kebakaran. Hal ini ditandai dengan rapat kerja finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif tentang Penyelenggaraan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.
Rapat yang digelar di Ruang Komisi III DPRD Balangan, Selasa (7/4/2026), menjadi tahapan penting dalam penyempurnaan regulasi daerah guna meningkatkan kesiapsiagaan serta efektivitas penanganan kebakaran di wilayah Balangan.
Sekretaris BPBD Balangan, Surya Dharma, menjelaskan bahwa dalam pembahasan tersebut, sejumlah poin krusial menjadi fokus utama. Mulai dari upaya pencegahan, penanganan saat kondisi darurat, hingga peran aktif masyarakat dalam mengantisipasi potensi kebakaran.
“Raperda inisiatif ini diharapkan dapat menjadi payung hukum yang kuat bagi pemerintah daerah dalam upaya meminimalisir risiko kebakaran, sekaligus memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan regulasi ini nantinya akan menjadi dasar dalam membangun sistem penanggulangan kebakaran yang lebih terstruktur dan terpadu di Balangan.
Ia juga optimistis, setelah melalui tahap finalisasi, Raperda tersebut dapat segera diimplementasikan secara efektif di lapangan.
“Dengan adanya regulasi ini, kita ingin menciptakan sistem pemadaman yang terpadu serta mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran,” tambahnya.
Lebih lanjut, Surya Dharma mengungkapkan bahwa manfaat dari Raperda ini tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga perlindungan terhadap jiwa dan aset masyarakat, serta optimalisasi sarana dan prasarana pemadam kebakaran.
Selain itu, Raperda ini juga mengatur berbagai aspek penting lainnya, seperti investigasi penyebab kebakaran hingga pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan relawan kebakaran di tingkat lokal.
Dengan langkah ini, DPRD dan BPBD Balangan berharap upaya pencegahan dan penanganan kebakaran di daerah dapat berjalan lebih maksimal, sehingga risiko kerugian akibat kebakaran dapat ditekan secara signifikan.
