Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan daerah. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui Pelatihan Gemini Academy Tahun 2026 yang resmi dibuka di Aula Hotel Darul Istiqamah Barabai, (3/1/2026).
Kegiatan ini diikuti ratusan pendidik dari berbagai jenjang dan menjadi program strategis dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) di dunia pendidikan. Pelatihan dirancang untuk memperkuat kompetensi guru agar mampu mengintegrasikan teknologi AI secara efektif dalam proses pembelajaran.
Bupati Hulu Sungai Tengah yang kali ini diwakilkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Muhammad Yani, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan Gemini Academy memiliki nilai strategis karena didukung langsung oleh Google for Education serta memberikan sertifikasi internasional yang diakui secara global.
“Ini sertifikasi internasional. Levelnya tinggi dan diakui secara global. Pemkab HST siap mencetak sebanyak-banyaknya guru bersertifikat, agar pendidik kita mampu beraktivitas dan bersaing di level nasional hingga internasional, sejalan dengan visi pembangunan pendidikan di Hulu Sungai Tengah,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa pelatihan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas tenaga pendidik, mulai dari jenjang dasar hingga menengah.
“Kita ingin guru-guru di Hulu Sungai Tengah tidak tertinggal oleh perkembangan zaman. Saat ini HST berada di posisi nomor dua se-Kalimantan dalam pengembangan kapasitas guru, setelah Kutai Kartanegara. Meski daerah lain memiliki sumber daya yang lebih besar, semangat kita dalam meningkatkan mutu pendidikan tidak kalah,” ujarnya.
Sekda juga menargetkan tingkat kelulusan sertifikasi peserta mencapai minimal 75 hingga 80 persen. Bagi peserta yang belum lulus, pemerintah daerah akan tetap memberikan pendampingan lanjutan agar kompetensi terus meningkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Muhammad Anhar, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pelatihan Gemini Academy merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, terutama dalam pengembangan pembelajaran berbasis AI.
“Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama Dinas Pendidikan HST dengan REFO, Websis for Edu, dan Google for Education. Tujuannya agar para pendidik memiliki pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi AI secara aman, etis, dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Gemini Academy 2026 terasa istimewa karena didampingi langsung oleh Coach dari Google for Education, yakni Christophorus Ardi Nugraha dan Theofilus Yosafat, serta Leonivira Gunawan sebagai tim dokumentasi. Selain itu, kegiatan turut melibatkan 10 fasilitator daerah yang merupakan peserta terbaik Gemini Academy Tahun 2025.
Dari total 405 pendaftar, sebanyak 207 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan mengikuti pelatihan secara luring. Peserta berasal dari unsur Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, guru PAUD, PKBM, SD, SMP, hingga SMA. Seluruh peserta ditargetkan mengikuti ujian sertifikasi internasional Gemini Educator dan diwajibkan melakukan pengimbasan ilmu kepada rekan sejawat di satuan pendidikan masing-masing.
Pada kesempatan tersebut, jajaran Dinas Pendidikan juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Hulu Sungai Tengah atas dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Dukungan tersebut diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pendidik yang adaptif, inovatif, dan siap menjadi agen perubahan bagi kemajuan pendidikan di daerah.
Reporter: Nor Habibah Rahmah
