Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus mendorong transformasi pelayanan publik agar semakin cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran dua inovasi layanan publik, yakni Jempol LKPM (Jemput Bola Laporan Kegiatan Penanaman Modal) dan MPP HST Klik, yang berlangsung di halaman Kantor Bupati HST.
Kedua inovasi tersebut dirancang untuk memangkas proses pelayanan yang selama ini dinilai menyita waktu masyarakat. Melalui sistem yang lebih praktis, warga tidak lagi harus datang sejak pagi hanya untuk mengambil nomor antrean atau mengurus layanan administrasi dan perizinan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) HST, Edina Fitria Rahman, menjelaskan MPP HST Klik merupakan sistem antrean terintegrasi berbasis daring. Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut melalui situs resmi mpp.hstkab.go.id maupun mengunduh aplikasinya melalui Google Play Store.
“Inovasi bukan hanya soal teknologi, melainkan memberi kemudahan nyata bagi masyarakat. Pelayanan terbaik dimulai dari kemudahan akses bagi setiap warga,” ujar Edina, Kamis (10/09/2016).
Menurutnya, penerapan sistem antrean daring menjadi langkah konkret untuk menciptakan pelayanan yang lebih cepat, tertib, transparan, dan efisien, tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Bupati HST Samsul Rizal menegaskan peningkatan kualitas pelayanan publik tidak dapat dipisahkan dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, ketika roda perekonomian bergerak dan pelayanan pemerintah semakin mudah diakses, masyarakat akan memperoleh manfaat secara langsung.
Atas dasar itu, Pemkab HST meluncurkan Jempol LKPM dan MPP HST Klik secara bersamaan. Jempol LKPM diarahkan untuk mendekatkan layanan pelaporan kegiatan penanaman modal kepada pelaku usaha, sedangkan MPP HST Klik memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh nomor antrean layanan secara daring.
“Dengan MPP HST Klik, warga tak perlu lagi antre berjam-jam. Cukup lewat gawai, nomor antrean sudah di tangan. Pelayanan publik harus terus bergerak mendekati masyarakat,” tegas Bupati.
Samsul Rizal berharap kehadiran kedua inovasi tersebut mampu memangkas waktu dan biaya masyarakat sekaligus mempersempit ruang bagi praktik pelayanan yang tidak transparan. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal serta turut melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.
Pemkab HST, lanjutnya, berkomitmen untuk terus melakukan penyempurnaan sistem, termasuk memastikan keamanan data dan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan layanan digital.
Dengan hadirnya MPP HST Klik dan Jempol LKPM, Pemkab HST ingin memastikan transformasi digital tidak berhenti pada penggunaan teknologi semata. Lebih dari itu, inovasi tersebut diharapkan menjadi instrumen untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, efisien, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Reporter: NHR
