Ananda Ajak Kaum Perempuan Kelola Sampah Terpadu

kalsel.radigfamedia.com, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, yang diwakili Wakil Wali Kota, Hj. Ananda hadir sekaligus memberi arahan pada kegiatan Hari Kartini Berdaya Bumi Terjaga dengan tema “Perempuan Hari Ini Adalah Kartini Masa Kini”, Rabu (22/04), di Fugo Hotel Banjarmasin.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan workshop pembuatan ketupat yang diikuti para karyawati Fugo Hotel Banjarmasin. Turut hadir jajaran Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), serta Paguyuban Kampung Ketupat Sungai Baru.

Dalam arahannya, Hj. Ananda menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah, yang saat ini menjadi salah satu isu strategis di Kota Banjarmasin.

“Masalah lingkungan, khususnya sampah, merupakan isu penting saat ini. Kegiatan ini sangat tepat karena bertepatan dengan Hari Kartini sekaligus Hari Bumi,” ujarnya.

Ia menyampaikan harapannya agar sektor perhotelan, termasuk Fugo Hotel, dapat mulai mengelola sampah secara mandiri sebagai bagian dari upaya bersama dalam mengurangi beban Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

“Saya berharap Hotel Fugo bisa mengolah sampah secara mandiri. Ini memang tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi harus mulai dari sekarang. Pemerintah Kota Banjarmasin juga akan mengelola sampah berbasis kawasan, termasuk sektor horeka,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan secara terpilah, mulai dari sampah organik, anorganik, hingga limbah B3, dengan hanya menyisakan residu untuk dibuang ke fasilitas yang disediakan pemerintah.

“Jangan sampai seluruh sampah dibuang ke TPS, karena TPS itu diperuntukkan bagi rumah tangga. Kami berharap pengelolaan sampah bisa dilakukan secara mandiri, dan hanya residu saja yang dibuang keluar,” tegasnya.

Selain itu, Hj. Ananda juga menyoroti pentingnya peran perempuan, khususnya ibu, sebagai pilar utama dalam keluarga dalam membangun kesadaran pengelolaan sampah sejak dari rumah.

“Untuk menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari rumah. Pilar utama rumah tangga adalah ibu, sehingga peran perempuan sangat penting dalam mengedukasi keluarga, termasuk anak-anak, untuk mengelola sampah dengan baik,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa sebagian besar sampah di Kota Banjarmasin berasal dari sisa makanan, sehingga perubahan pola konsumsi menjadi salah satu kunci dalam mengurangi volume sampah.

“Sekitar 60 hingga 70 persen sampah di Banjarmasin adalah sampah organik yang berasal dari makanan. Oleh karena itu, mari kita mulai membiasakan anak-anak untuk makan secukupnya agar dapat mengurangi sampah,” ungkapnya.

Menurutnya, kebersihan lingkungan juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya tarik Kota Banjarmasin sebagai destinasi wisata. “Jika kota kita bersih, tentu akan menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang datang ke Banjarmasin,” tambahnya.

Di akhir arahannya, Hj. Ananda mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam penanganan sampah, meskipun diakui membutuhkan waktu dan perubahan pola pikir.

“Perubahan mindset masyarakat terkait pengelolaan sampah tidaklah mudah, namun kami akan terus berupaya secara maksimal. Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat, serta mari kita mulai dari diri sendiri dan dari rumah,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peran perempuan sebagai agen perubahan semakin kuat, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Kota Banjarmasin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *