kalsel.radigfamedia.com, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjarmasin terus mendorong penguatan sektor ekonomi kerakyatan melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satunya dengan meresmikan Z Corner Kuliner UMKM Binaan Baznas Kota Banjarmasin, yang berlokasi di samping Mushola Al-Hinduan Siring Menara Pandang, Senin (27/04).
Peresmian dilakukan Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah, Dolly Syahbana. Turut hadir Ketua Baznas Kota Banjarmasin H. Riduan Maskur beserta jajaran, serta sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Z Corner Kuliner ini menjadi wadah bagi puluhan pelaku UMKM binaan Baznas untuk memasarkan produk mereka, khususnya di sektor kuliner, sekaligus mendukung pengembangan kawasan wisata di Kota Banjarmasin.
Pada kesempatan itu, Plt. Sekdako Banjarmasin Dolly Syahbana menyampaikan bahwa penguatan UMKM tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk Baznas dan sektor swasta.
“Kita berharap tidak hanya pemerintah yang bergerak, tetapi juga pihak lain seperti swasta dan Baznas. Kita bersama-sama mendorong UMKM, karena pilar ekonomi kita sebenarnya adalah UMKM,” ujarnya.
Lebih jauh, ia berharap pengembangan UMKM tidak hanya terbatas pada sektor kuliner, tetapi juga produk lain yang memiliki potensi unggulan daerah.
“Kita harapkan tidak hanya makanan dan minuman, tetapi juga produk lain seperti sasirangan dan produk khas daerah yang bisa terus didorong agar berkembang secara berkelanjutan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dolly menilai pola pembinaan yang dilakukan Baznas dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM dari kalangan kurang mampu.
“Pola yang dilakukan Baznas ini bisa menjadi contoh bagi instansi di luar pemerintah kota untuk ikut membantu UMKM, baik melalui program CSR maupun bentuk dukungan lainnya,” jelasnya lagi.
Ia mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 50 UMKM binaan Baznas yang telah mendapatkan pelatihan, mulai dari produksi hingga pemasaran, bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dinas terkait.
“Para pelaku UMKM ini sudah dilatih, baik dari sisi produksi maupun pemasaran. Kita harapkan mereka memiliki keunikan produk sehingga mampu bersaing dan berkembang,” ujarnya.
Dolly juga menambahkan bahwa ke depan UMKM binaan yang telah berkembang dapat masuk ke tahap inkubator bisnis dan memperoleh dukungan permodalan, salah satunya melalui perbankan.
“Kita berharap UMKM ini bisa naik kelas, masuk inkubator bisnis, dan mendapatkan dukungan permodalan. Jika sudah berkembang, maka pembinaan bisa berlanjut ke tahap berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Banjarmasin H. Riduan Masykur menjelaskan bahwa Z Corner Kuliner merupakan program yang telah direncanakan sejak beberapa waktu lalu sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Z Corner ini sudah kami rencanakan sejak satu bulan lalu, bekerja sama dengan sektor pariwisata untuk menghadirkan kawasan kuliner di lokasi ini,” jelasnya.
Ia menyebut, seluruh fasilitas yang digunakan oleh pelaku UMKM di lokasi tersebut disediakan sepenuhnya oleh Baznas, mulai dari meja, kursi, hingga etalase.
“Fasilitas seperti meja, bangku, dan etalase semuanya difasilitasi oleh Baznas, sehingga pelaku UMKM dapat langsung berjualan tanpa terbebani biaya awal,” ungkapnya.
Menurutnya, program ini juga bertujuan membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi, khususnya pasca pandemi COVID-19, agar dapat kembali bangkit melalui usaha mandiri.
“Banyak masyarakat yang sebelumnya berjualan, namun terdampak pandemi sehingga kehilangan modal. Melalui Baznas, kami membantu memberikan modal, pelatihan, hingga pendampingan agar mereka bisa kembali berusaha,” ujarnya.
Riduan menambahkan, pelaku UMKM yang tergabung dalam program ini telah melalui proses seleksi dengan kriteria tertentu, terutama berasal dari kelompok masyarakat kurang mampu.
“Para pelaku UMKM ini diseleksi dan mayoritas berasal dari kategori masyarakat kurang mampu, sehingga program ini benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Selain itu, keberadaan Z Corner Kuliner juga diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata, khususnya wisata kuliner di Kota Banjarmasin.
“Tujuan lainnya adalah untuk meramaikan kawasan kuliner dan mendukung sektor pariwisata di Kota Banjarmasin,” tambahnya.
Melalui peresmian Z Corner Kuliner ini, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Baznas berharap dapat terus mendorong pertumbuhan UMKM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan.
