Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dirangkai dengan Hari Otonomi Daerah, dalam suasana khidmat dan penuh apresiasi berbalutkan busana berbagai adat di Indonesia, para tenaga didik berpenampilan menarik dan anggun, di Lapangan Dwi Warna Barbai, Pagi Senin (4/5/2026).
Dalam momentum tersebut, Bupati HST menyerahkan berbagai penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berprestasi dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan dan tata kelola pemerintahan. Mulai dari penghargaan guru inspiratif, guru dengan implementasi 7 metode pembelajaran, siswa berprestasi di bidang akademik maupun non akademik, hingga apresiasi kepada peserta apel dengan kostum adat terbaik dan paling unik. Penyerahan ini menjadi bentuk pengakuan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bupati HST, Samsul Rizal, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
“Pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, tetapi merupakan upaya menumbuhkan potensi terbaik setiap anak bangsa dengan penuh ketulusan, kasih sayang, dan tanggung jawab,” ujar Samsul Rizal.
Ia juga menekankan pentingnya peran tenaga pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif.
“Tenaga pendidik juga berperan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman untuk siswa di sekolah, bebas kekerasan atau bullying,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
“Melalui penghargaan ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada mereka yang telah menunjukkan dedikasi dan inovasi. Ini juga menjadi dorongan bagi semua pihak untuk terus berkontribusi dalam memajukan daerah,” lanjutnya.
Dalam momentum Hari Otonomi Daerah, Bupati turut menyoroti pentingnya hubungan yang harmonis antara pemerintah pusat dan daerah sebagai fondasi keberhasilan pembangunan.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci keberhasilan pembangunan, menuntut integritas perencanaan serta peningkatan kemandirian fiskal,” tegas Samsul Rizal saat memaparkan esensi desentralisasi.
Menurutnya, kerja sama yang solid antar-elemen pemerintahan akan mempercepat terwujudnya keadilan sosial serta pelayanan publik yang optimal bagi seluruh masyarakat.
“Nilai-nilai ‘asah, asih, dan asuh’ harus tetap menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan zaman,” tutupnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang penghargaan semata, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kolaborasi dan inovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan, sejalan dengan visi menciptakan masyarakat HST yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Reporter: Nor Habibah Rahmah
