Kalsel.Radigfamedia.com, Banjarmasin – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel melalui peningkatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Komitmen tersebut ditegaskan Bupati HST, Samsul Rizal saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis dan Asistensi Penilaian Mandiri SPIP Terintegrasi Tahun 2026 di Aula BPKP Perwakilan Kalimantan Selatan, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan beserta jajaran, Inspektur Kabupaten HST dan jajaran Inspektorat, narasumber, tim pendamping SPIP dari BPKP Kalsel, asesor SPIP, tim penjamin kualitas, serta seluruh peserta bimtek dan asistensi. Melalui kegiatan itu, pemerintah daerah berupaya memperkuat pengendalian intern guna mendukung terciptanya pemerintahan yang profesional dan berintegritas.
Dalam sambutannya, Samsul Rizal menegaskan bahwa SPIP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting dalam membangun budaya kerja birokrasi yang baik. Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus mampu menerapkan pengendalian intern secara menyeluruh dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
“SPIP harus menjadi bagian dari budaya kerja birokrasi, mulai dari proses perencanaan, pengelolaan risiko, pengawasan hingga pertanggungjawaban kinerja dan keuangan daerah,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti hasil evaluasi maturitas SPIP Kabupaten Hulu Sungai Tengah tahun 2025 yang mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, yakni dari nilai 3,03 pada tahun 2024 menjadi 2,70 pada tahun 2025. Ia menyebut capaian tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena target dalam RPJMD Kabupaten Hulu Sungai Tengah menetapkan maturitas SPIP minimal berada pada level 3. Penguatan SPIP, lanjutnya, juga berkaitan erat dengan reformasi birokrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan zona integritas, serta penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPKP Kalimantan Selatan atas dukungan dan pendampingan yang terus diberikan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah pun optimistis melalui kegiatan bimtek dan asistensi tersebut, nilai maturitas SPIP dapat kembali meningkat sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Reporter: NHR
