Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Gusti Rosyadi Elmi, secara resmi membuka kegiatan Latihan Manajemen Dakwah (LMD) I yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Hulu Sungai Tengah selama tiga hari dari tanggal 31 Juli-2 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mencetak kader-kader dakwah yang memiliki kapasitas kepemimpinan, manajemen organisasi, serta komitmen dalam memakmurkan masjid dan membina generasi muda yang diselenggarakan di Hotel Darul Istiqamah, pada Jum’at (31/10/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada BKPRMI yang telah menjalankan kaderisasi melalui pendidikan dan pelatihan. Menurutnya, pembinaan generasi muda khususnya di bidang keagamaan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan mampu menghadapi tantangan zaman.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, saya mengapresiasi terselenggaranya Latihan Manajemen Dakwah I ini. Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh sehingga lahir kader-kader dakwah yang tidak hanya memahami nilai-nilai keislaman, tetapi juga memiliki kemampuan memimpin, mengelola organisasi, dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Gusti Rosyadi Elmi.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dan keagamaan dalam membangun karakter generasi muda, terutama pembinaan umat.
Sementara itu, Ketua Pelaksana LMD, Muhammad Rulyadi menjelaskan bahwa LMD I merupakan jenjang kaderisasi dasar yang bertujuan membentuk kader BKPRMI yang memiliki wawasan keislaman, kemampuan berdakwah, jiwa kepemimpinan, serta kesiapan mengabdi kepada umat.
“LMD I menjadi pintu awal bagi kader BKPRMI untuk memahami visi perjuangan organisasi. Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, peserta mampu menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan dan pembinaan remaja masjid di lingkungan masing-masing,” katanya.
Pelatihan tersebut diikuti 29 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan materi mengenai manajemen dakwah, kepemimpinan, organisasi, penguatan akidah, strategi pembinaan remaja masjid, hingga praktik dakwah sebagai bekal dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.
Salah satu peserta LMD I dari kecamatan Barabai, Muhammad Gajali menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi kesempatan yang baik untuknya lebih mengenal BKPRMI secara struktural dan berjenjang.
”Saya sangat antusias dalam mengikuti LMD ini, karena banyak ilmu yang akan saya dapat dan proses menjadi kader BKPRMI selama tiga nanti di tempa” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, BKPRMI HST diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda yang berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat religius dan memperkuat fungsi masjid sebagai pusat peradaban umat.
Reporter: NHR
