Kalsel.radigfamedia.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar aksi gotong royong massal dengan membersihkan kawasan wisata Siring Tendean (Menara Pandang) dan Siring Jenderal Sudirman (Nol Kilometer), Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan ruang publik yang menjadi ikon sekaligus wajah Kota Banjarmasin.
Aksi gotong royong dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR didampingi Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri, Dandim 1007/Banjarmasin Kolonel Czi Slamet Riyadi, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, serta diikuti jajaran SKPD, kecamatan, kelurahan, dan Pasukan Turbo.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta membersihkan sampah, menyikat lantai pedestrian, menghilangkan noda, hingga membersihkan sejumlah titik yang menimbulkan bau tidak sedap akibat ulah oknum yang membuang air kecil sembarangan.
Usai kegiatan, Wali Kota H. M. Yamin HR mengatakan bahwa aksi gotong royong bukan sekadar membersihkan kawasan wisata, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar memiliki kepedulian terhadap kebersihan fasilitas umum.
“Hari ini kita membersihkan seluruh kawasan, termasuk beberapa titik yang terdapat bekas buang air kecil sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Alhamdulillah semuanya sudah dibersihkan. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berkunjung ke Siring Menara Pandang maupun Nol Kilometer agar tidak membuang sampah sembarangan dan tidak buang air kecil di tempat yang bukan semestinya,” ujarnya.
Yamin mengapresiasi semangat kebersamaan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, budaya gotong royong merupakan kekuatan utama dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan kota yang nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang aktivitas olahraganya sempat terganggu selama proses pembersihan berlangsung, sekaligus mengingatkan agar berhati-hati karena kondisi lantai masih licin setelah dicuci.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah ikut bergotong royong. Kami juga memohon maaf apabila kegiatan ini sedikit mengganggu masyarakat yang sedang berolahraga. Mohon berhati-hati karena beberapa titik masih basah setelah dibersihkan,” katanya.
Selain kebersihan, Yamin menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan kawasan wisata, terutama pada malam hari. Ia meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meningkatkan patroli dan pengawasan bersama unsur TNI dan Polri guna mencegah berbagai aktivitas yang dapat merusak citra kawasan wisata.
“Kami meminta Satpol PP terus melakukan pengawasan setiap malam. Masih ditemukan aktivitas yang tidak semestinya, bahkan sebelumnya ada bekas minuman keras dan lem. Hal seperti ini tidak boleh dibiarkan karena Siring adalah ruang publik yang harus tetap aman, nyaman, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Banjarmasin,” tegasnya.
Menurut Yamin, menjaga kebersihan kota bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Karena itu, ia mengajak warga untuk membiasakan perilaku hidup bersih serta menjaga seluruh fasilitas umum yang telah dibangun.
“Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan, keindahan, dan kerapian Kota Banjarmasin. Kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua. Dengan semangat gotong royong, kita dapat mewujudkan Banjarmasin yang bersih, nyaman, dan membanggakan,” pesannya.
Di akhir kegiatan, Yamin menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin, DPRD, TNI, kecamatan, kelurahan, Pasukan Turbo, hingga seluruh pihak yang telah bersama-sama berkontribusi dalam aksi gotong royong tersebut.
Ia berharap semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini terus tumbuh menjadi budaya masyarakat, sehingga kawasan Siring Tendean dan Nol Kilometer tetap terjaga sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus ruang publik yang bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh warga maupun wisatawan.
