Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Ribuan titik penerangan jalan umum (PJU) kini telah menerangi berbagai wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, mulai dari meningkatkan rasa aman hingga mendukung kelancaran mobilitas warga.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HST terus melakukan penambahan PJU secara bertahap sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang infrastruktur.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan HST, sebanyak 1.256 titik PJU telah direalisasikan sepanjang tahun 2025. Sesuai arahan Bupati HST Samsul Rizal, pada tahun 2026 ini pemerintah daerah kembali menargetkan pemasangan 1.000 titik PJU tambahan yang akan tersebar di seluruh kecamatan.
Salah seorang warga Desa Kapara, Miftahul menilai ruas Jalan Lingkar Kapar–Walangsi yang kini telah dilengkapi penerangan jalan menjadi lebih nyaman dan aman dilalui para pengguna jalan.
“Warga dimudahkan untuk melewati jalan bypass menuju desa sekitar. Terutama pada saat malam hari kini telah terbantu pencahayaan PJU ini mengurangi ke khawatiran” Ujar Miftahul, Minggu (14/6/2026).
Salah seorang pengguna jalan, Nabila, mengaku merasakan manfaat besar dari keberadaan lampu penerangan tersebut, khususnya di ruas jalan Desa Aluan menuju Kahakan.
“Alhamdulillah, saya cukup senang PJU kian banyak terpasang untuk rasa aman pengguna jalan,” ujar Nabila.
Menurutnya, penerangan jalan memiliki peran penting dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas, mencegah potensi tindak kriminalitas, serta menunjang aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan HST, Azmi Hamidi, mengatakan pihaknya saat ini tengah menyusun perencanaan pemasangan tambahan 1.000 titik PJU pada tahun 2026.
“Rencananya pemasangan tersebut akan dibagi menyasar seluruh kecamatan di HST secara bertahap. Utamanya ruas jalan penghubung antarkecamatan yang menjadi jalur mobilitas mayoritas warga,” ujarnya.
Azmi menjelaskan, lampu yang akan dipasang menggunakan teknologi LED yang lebih hemat energi. Program tersebut dianggarkan sekitar Rp2 miliar dan ditargetkan selesai sebelum berakhirnya tahun anggaran 2026.
Ia menambahkan, program penambahan PJU dilakukan secara masif sebagai tindak lanjut arahan Bupati HST Samsul Rizal untuk menjawab aspirasi masyarakat melalui tagline “HST Menyala”, sehingga Bumi Murakata semakin terang dan nyaman bagi seluruh warga.
Selain mengandalkan anggaran daerah, pembangunan infrastruktur di HST juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Bupati Samsul Rizal bersama DPRD HST, berkolaborasi dengan Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqi Nizamy Karsayuda, berhasil memperjuangkan bantuan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum RI untuk penyelesaian Jalan Lingkar Walangsi–Kapar beserta fasilitas penerangan jalannya.
“Saat ini penyelesaian jalan lingkar tersebut sudah berproses dan akan segera dapat dinikmati masyarakat,” kata Azmi.
Sesuai penyampaian Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum RI, proyek penyelesaian Jalan Lingkar Walangsi–Kapar mendapat dukungan anggaran sebesar Rp138 miliar, sementara pembangunan PJU di kawasan tersebut dialokasikan sekitar Rp3 miliar.
“Ini merupakan bukti sinergi jajaran Pemkab HST, DPRD HST, serta bantuan putra daerah yang ada di Jakarta, yakni Ketua Komisi II DPR RI Rifqi Nizamy Karsayuda, bersama-sama membangun Kabupaten Hulu Sungai Tengah ke arah yang lebih baik lagi,” pungkasnya.
Reporter: NHR
