Saat Pers Menjadi Jembatan Rakyat dan Pemerintah, Yamin Raih Anugerah Sahabat Pers SMSI

Kalsel.radigfamedia.com, JAKARTA Di tengah derasnya arus informasi dan tingginya tuntutan masyarakat terhadap transparansi pemerintahan, kehadiran pers yang merdeka menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Dari ruang redaksi hingga ruang publik, media berperan menghubungkan suara rakyat dengan pengambil kebijakan, sekaligus memastikan pembangunan berjalan dalam koridor kepentingan masyarakat.

Nilai itulah yang menjadi makna di balik penghargaan Anugerah Sahabat Pers Indonesia yang diterima Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR pada malam penganugerahan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) 2026 di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki komitmen dalam membangun hubungan yang sehat, terbuka, dan konstruktif dengan insan pers. Bagi Yamin, penghargaan itu bukan semata bentuk apresiasi pribadi, melainkan pengingat bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kepercayaan publik yang dibangun melalui keterbukaan informasi.

Dalam pandangannya, media memiliki fungsi yang jauh lebih besar daripada sekadar menyampaikan berita. Pers adalah ruang tempat masyarakat memperoleh informasi, menyampaikan aspirasi, serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

“Media bukan sekadar penyampai berita. Ia adalah mata, telinga, dan mitra strategis bagi kepala daerah. Melalui media, pemerintah dapat mendengar lebih banyak suara masyarakat dan memahami apa yang benar-benar menjadi kebutuhan mereka,” ujar Yamin.

Pernyataan tersebut menggambarkan sebuah kesadaran penting dalam tata kelola pemerintahan modern, bahwa pembangunan yang baik bukan hanya soal menghadirkan program dan kebijakan, tetapi juga memastikan masyarakat mengetahui, memahami, dan ikut mengawasi setiap proses yang berlangsung.

Di era keterbukaan informasi, hubungan antara pemerintah dan pers tidak lagi dapat dipandang sebagai hubungan formal semata. Keduanya memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun ruang publik yang sehat. Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan informasi secara luas dan akurat, sementara media membutuhkan keterbukaan pemerintah agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selama memimpin Kota Banjarmasin, berbagai agenda pembangunan terus dijalankan, mulai dari penanganan persoalan sampah, pengendalian banjir, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMKM. Namun di balik berbagai program tersebut, terdapat satu hal yang tak kalah penting, yakni membangun kepercayaan masyarakat terhadap arah pembangunan yang dijalankan pemerintah.

Kepercayaan publik tidak lahir dari slogan atau pencitraan. Ia tumbuh dari transparansi, komunikasi yang terbuka, serta kesediaan pemerintah menerima kritik dan masukan. Dalam konteks inilah pers memainkan peran strategis sebagai penghubung sekaligus pengawas jalannya pemerintahan.

Anugerah Sahabat Pers yang diterima Yamin pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang hubungan baik antara kepala daerah dan insan media. Penghargaan tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan memerlukan ekosistem demokrasi yang sehat, di mana pemerintah, media, dan masyarakat berjalan bersama dalam semangat kolaborasi.

Sebab, kota yang maju tidak hanya dibangun dengan infrastruktur yang kokoh, tetapi juga dengan informasi yang terbuka, partisipasi masyarakat yang kuat, serta kepercayaan publik yang terus terjaga. Dan dalam proses itulah, pers tetap menjadi salah satu pilar penting yang menjaga arah pembangunan agar tetap berpijak pada kepentingan rakyat.

Editor : Tim Redaksi Radigfa Media

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *