Pemkab HST Jemput Dukungan Pusat, Bahas Sekolah Terintegrasi dan Revitalisasi Pendidikan

Kalsel.Radigfamedia.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melakukan audiensi strategis dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) RI di Jakarta. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Bupati HST, Samsul Rizal, sebagai upaya memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mendorong kemajuan sektor pendidikan, Jumat (10/4/2026).

Dalam audiensi tersebut, Bupati Samsul Rizal berdiskusi dengan Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD Dikdasmen, Eko Susanto. Turut mendampingi, Kepala Dinas Pendidikan HST Muhammad Anhar, Ketua Komisi I DPRD HST Yajid Fahmi, Kabid Sarpras Bayhakie Novie, serta Tenaga Ahli Bupati Muhammad Imam Satria Jati.

Bupati menjelaskan, salah satu fokus utama pembahasan adalah tindak lanjut pengajuan pembangunan Sekolah Terintegrasi dengan pola konsolidasi, yang telah diajukan Pemkab HST pada Maret 2026. Konsep ini menggabungkan jenjang pendidikan dari PAUD hingga SMA dalam satu kawasan guna meningkatkan efektivitas layanan pendidikan.

“Pemkab HST mengajukan permohonan pembangunan Sekolah Terintegrasi dengan pola konsolidasi,” jelas Samsul Rizal, Selasa (14/4/2026).

Selain itu, Bupati juga memaparkan kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak banjir pada periode Desember 2025 hingga Februari 2026. Tercatat sebanyak 23 satuan pendidikan terdampak, terdiri dari 7 PAUD, 14 SD, dan 2 SMP, yang sebagian telah direvitalisasi melalui APBD 2025.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemdikdasmen dalam program revitalisasi sarana prasarana. Ia menyebutkan, total 66 satuan pendidikan telah berhasil direvitalisasi, yang berdampak pada peningkatan Indeks Rapor Pendidikan HST dari 85,87 menjadi 88,19.

“Capaian ini mendekatkan target kita menuju Indeks Standar Pelayanan Minimal bidang pendidikan dengan predikat tuntas utama. Semoga bisa tercapai tahun ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anhar mengungkapkan bahwa Pemkab HST juga menanyakan kelanjutan program revitalisasi sekolah tahun 2026, di mana HST mendapatkan kuota sebanyak 119 satuan pendidikan. Namun, berdasarkan informasi Kemdikdasmen, program tersebut masih difokuskan pada wilayah terdampak bencana di Sumatera-Aceh, meski tetap akan dilanjutkan secara bertahap melalui proses verifikasi.

Melalui audiensi ini, Pemkab HST berharap sinergi dengan pemerintah pusat semakin kuat, sehingga berbagai program strategis di bidang pendidikan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Reporter: NHR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *