12 Rumah Warga Ludes Terbakar, Pemkab HST Siapkan Bantuan hingga Rp15 Juta

Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Salurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Desa Sungai Jaranih, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), pada Jum’at (11/9/2026).

Besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah warga yang terdampak musibah. Jika sebelumnya bantuan yang disiapkan sebesar Rp2,5 juta, kini nominalnya dinaikkan menjadi maksimal Rp15 juta.

Bupati HST Samsul Rizal mengatakan, pemerintah daerah tidak tinggal diam dan berupaya hadir membantu warga yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.

“Pemerintah daerah tentunya tidak tinggal diam. Kami hadir untuk membantu warga yang terkena musibah kebakaran,” ujar Samsul Rizal saat meninjau lokasi.

Menurutnya, peningkatan bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi rumah yang terbakar sehingga bantuan yang diterima warga dapat lebih sesuai dengan kebutuhan pemulihan.

“Besaran dana bantuan yang semula Rp2,5 juta, kita naikkan menjadi Rp15 juta sesuai dengan kondisi rumah yang terbakar,” jelasnya.

Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Dinas Sosial ke rekening masing-masing penerima. Namun, proses pencairan sempat menghadapi kendala karena sejumlah dokumen kependudukan milik korban, termasuk KTP, ikut terbakar dalam musibah tersebut.

Untuk mengatasi persoalan administrasi itu, Pemkab HST berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mempercepat penerbitan kembali dokumen kependudukan warga terdampak.
“Kita koordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil agar secepatnya bisa dibuatkan KTP baru, sehingga warga bisa langsung membuka rekening untuk pencairan dana bantuan,” katanya.

Samsul berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus membantu warga melewati masa pemulihan pascakebakaran.
“Semoga apa yang kita lakukan ini bisa membantu warga yang terkena musibah kebakaran,” harapnya.

Sementara itu, petugas masih melakukan pendataan terhadap warga dan bangunan yang terdampak sebagai dasar penanganan serta penyaluran bantuan. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib, sementara informasi awal menyebutkan kebakaran diduga berkaitan dengan korsleting listrik.

Reporter: Nor Habibah Rahmah 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *