Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus memperkuat upaya pengendalian tuberkulosis (TBC) melalui deteksi dini, penemuan kasus, dan pendampingan pengobatan. Hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 360 kasus TBC, sementara sepanjang tahun 2025 jumlah kasus mencapai 883 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HST, Desfi Delfiana Fahmi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Mualim, mengatakan penanganan TBC menjadi salah satu program prioritas karena penyakit ini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat.
“Sepanjang tahun 2025 terdapat 883 kasus TBC yang tercatat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Sementara hingga Juni 2026, jumlah kasus yang ditemukan sebanyak 360 orang. Angka ini menunjukkan tren yang lebih baik, namun kami tetap mengintensifkan upaya penemuan kasus agar seluruh penderita dapat segera diobati,” ujarnya kamis (23/7/2026).
Ia menambahkan, Dinkes HST terus mengoptimalkan skrining, investigasi kontak serumah, serta edukasi kepada masyarakat agar penderita dapat ditemukan lebih cepat.
“Kami mengimbau masyarakat yang mengalami batuk selama dua minggu atau lebih untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan. Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat pengobatan diberikan dan risiko penularan dapat ditekan,” katanya.
Salah seorang pasien TBC yang telah menjalani pengobatan, berinisial MF, mengaku kini kondisinya jauh lebih baik setelah rutin mengikuti terapi sesuai anjuran petugas kesehatan.
“Awalnya saya sering batuk dan berat badan terus turun. Setelah diperiksa ternyata TBC. Saya mengikuti pengobatan secara rutin dan mendapat pendampingan dari petugas puskesmas. Alhamdulillah sekarang kondisi saya sudah jauh lebih sehat. Saya berharap masyarakat tidak takut memeriksakan diri karena TBC bisa disembuhkan jika berobat sampai tuntas,” tuturnya.
Dinkes HST mengingatkan masyarakat agar tidak menghentikan pengobatan sebelum dinyatakan selesai oleh tenaga kesehatan. Kepatuhan minum obat menjadi kunci utama kesembuhan sekaligus mencegah munculnya TBC kebal obat.
Melalui penguatan pelayanan dan keterlibatan masyarakat, Dinkes HST berharap pengendalian TBC di Kabupaten Hulu Sungai Tengah semakin optimal dan target eliminasi TBC secara bertahap dapat tercapai.
Reporter: NHR
