Doa dan Harapan Warnai Pelepasan 330 Calon Jemaah Haji HST Tahun 2026, Dua Jemaah Batal Berangkat

Kalsel.Radigfamedia.com, Hulu Sungai Tengah – Suasana haru dan penuh doa mewarnai pelepasan ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Sebanyak 330 jemaah resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026. Pelepasan dilaksanakan di Masjid Agung Riyadushalihin Barabai, pada Senin sore (11/5/2026).

Kepala Kementerian Agama HST, Khairussalim, menyampaikan awalnya kuota calon jemaah haji HST tercatat sebanyak 332 orang, salah satu jemaah wafat sebelum keberangkatan. Ia mengatakan, almarhum merupakan calon haji prioritas lanjut usia (lansia) berusia 81 tahun asal Desa Gambah, Kecamatan Barabai.

“Kuota kita sebenarnya 332 jemaah, tetapi yang berangkat hari ini hanya 330 orang karena satu jemaah meninggal dunia dan istrinya menunda keberangkatan,” ujarnya saat pelepasan calon jemaah haji.

Khairussalim menjelaskan, almarhum mendapatkan kesempatan berangkat lebih cepat karena masuk kategori prioritas lansia. Meski baru mendaftar pada tahun 2017, almarhum memperoleh prioritas keberangkatan mengingat faktor usia.

“Beliau mendaftar pada 2017 dan mendapatkan prioritas karena usia lanjut. Namun karena meninggal dunia, maka penggantinya nanti kembali mengikuti jadwal antrean awal,” jelasnya.

Selain itu, pihak Kementerian Agama HST juga memajukan jadwal keberangkatan jemaah menuju embarkasi demi menjaga kondisi fisik para calon haji sebelum penerbangan ke Tanah Suci.

“Awalnya keberangkatan menuju embarkasi dijadwalkan tanggal 12 Mei, tetapi karena penerbangan ke Tanah Suci pada 13 Mei pukul 08.15 Wita, kami memutuskan berangkat lebih awal agar jemaah bisa beristirahat dengan baik dan menjaga kebugaran,” ujarnya.

Di tengah prosesi pelepasan, suasana haru terlihat dari keluarga yang ikut mengantar para jemaah. Salah satunya, Rahmawati, warga Barabai Timur, yang mengantar keluarganya berangkat haji setelah menunggu antrean selama bertahun-tahun.

“Alhamdulillah akhirnya Acil sekeluarga bisa berangkat tahun ini. Kami sangat terharu dan mendoakan beliau selalu sehat selama di Tanah Suci sampai kembali lagi ke rumah,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Rahmawati mengaku keluarga sengaja datang sejak siang untuk ikut melepas keberangkatan ibunya. Ia berharap seluruh jemaah asal HST diberikan kemudahan dan keselamatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Tangis haru keluarga pecah saat para jemaah berpamitan sebelum bertolak menuju embarkasi. Pemerintah daerah dan Kementerian Agama HST pun berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

Reporter: NHR

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *