kalsel.radigfamedia.com, Banjarmasin – Semangat gotong royong atau korve kembali menyelimuti kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara, pada Minggu (10/5). Di tengah dinamika kota yang masih bergelut dengan persoalan sampah, puluhan warga di sekitar komplek PWI Blok E Rt. 31 memberi contoh terbaik yakni kayuh baimbai melaksanakan kerja bakti rutin untuk mempercantik lingkungan.
Januardi, tokoh masyarakat setempat menyebut aksi ini merupakan bagian dari komitmen warganya untuk mendukung program yang tengah digalakkan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin mengenai kebersihan lingkungan hingga pemilahan sampah skala mandiri.
“Hari ini ada sekitar 30 warga di rt kami, kita bergerak di tiga titik guna membersihkan jalur komplek, mengeruk manual tampungan air sungai, menebang pohon juga rerumputan yang rimbun di samping mengajak warga mulai gerakan pilah sampah dari rumah,” ujarnya.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin yang menyempatkan hadir langsung ke lokasi turut memberi apesiasi kepada warga yang tetap semangat melaksanakan gotong royong lingkungan. Pada kesempatan itu juga diserahkan 3 buah tong komposter kepada Ketua RT setempat guna memaksimalkan kegiatan agen 3R bersama warga sekitar dalam program pilah sampah organik.
“Mudah-mudahan, apa yang telah dilaksanakan warga hari ini dapat membantu pemerintah dalam menangani permasalahan sampah di Banjarmasin. Nantinya, masyarakat di bawah koordinasi Ketua RT dan Lurah agar bisa mulai membuat kompos sendiri dari sisa makanan organik yang telah terpilah,” ungkap Yamin.
Hal serupa juga dilontarkan Lurah Sungai Andai, Dedi Fernandi. Di tahu ini, ujarnya pihak kelurahan telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung kegiatan warganya yang akan melaksanakan korve rutin.
“Kami dari kelurahan turut membantu operasional baik itu konsumsi dan lainnya yang berkaitan dengan gerakan gotong royong warga,” katanya.
Masih kata Dedi, pihaknya akan terus mendorong agar seluruh lapisan masyarakat di wilayahnya bisa menggalakkan secara rutin dan bergantian gerakan korve lingkungan tersebut. Ia mengaku optimis, pemilahan sampah dan pengolahan kompos di wilayahnya bisa terus digenjot.
“di Sungai Andai sendiri kami setidaknya memiliki 73 RT, dan kami akan terus mengedukasi warga dan petugas kebersihan, juga paman gerobak mengenai pilah sampah dan sistem 3R(Reuse, Reduce, Recycle). Aksi semacam ini pun rutin kita lakukan seminggu sekali bergiliran 10 sampai 20 RT sekaligus di hari yang bersamaan,” jelasnya.
“Harapannya keberhasilan pilah sampah kita bisa di atas 80 persen lah, sehingga Sungai Andai bisa menjadi contoh bagi kelurahan lain di Banjarmasin,” timpalnya optimis.
Aksi lingkungan ini merupakan bentuk dukungan langsung terhadap visi misi Wali Kota dan Wakil Walikota, dalam menciptakan kota yang lebih asri, maju, dan sejahtera melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
