DPRD Balangan Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026, Infrastruktur dan SDM Tetap Jadi Prioritas

Kalsel.Radigfamedia.com, Balangan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan menggelar Rapat Paripurna ke-24 Masa Sidang II Tahun Persidangan 2026, Agenda rapat berupa penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026 sekaligus penyerahan dokumen dari Pemerintah Kabupaten Balangan kepada DPRD di Ruang Rapat Paripurna DPRD Balangan, Senin (20/7/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Balangan, Hj. Lindawati, dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta anggota DPRD. Pidato Bupati Balangan yang dibacakan Sekretaris Daerah, Fakhriyanto, mengungkapkan bahwa perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 disusun di tengah tantangan fiskal yang cukup berat. Menurutnya, kemampuan keuangan daerah mengalami tekanan akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, Kabupaten Balangan kehilangan alokasi anggaran sekitar Rp54 miliar sebagai dampak kebijakan pemerintah pusat yang melakukan pemotongan Dana Desa untuk pembayaran cicilan Koperasi Desa Merah Putih.

Di sisi lain, peningkatan pendapatan daerah hanya diperkirakan berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), sedangkan komponen pendapatan lainnya tidak mengalami kenaikan. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan anggaran daerah diproyeksikan turun sekitar 1,25 persen, sebuah kondisi yang disebut sebagai anomali karena jarang terjadi dalam pengelolaan APBD.

Menghadapi situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Balangan akan melakukan penyesuaian anggaran dengan tetap mengedepankan program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sementara itu, kegiatan yang dinilai belum mendesak akan dievaluasi untuk ditunda bahkan dibatalkan sesuai tingkat urgensinya.

“Kami akan tetap memprioritaskan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sedangkan kegiatan yang belum mendesak akan dievaluasi untuk ditunda atau dibatalkan sesuai tingkat urgensinya,” katanya.

Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa arah perubahan anggaran tetap mengacu pada tema pembangunan Kabupaten Balangan Tahun 2026, yakni “Peningkatan Pembangunan Infrastruktur dan Perekonomian serta Sumber Daya Manusia untuk Pembangunan Daerah yang Berkelanjutan.”

Tema tersebut diterjemahkan ke dalam enam prioritas pembangunan daerah, yaitu pengembangan wilayah desa dan perkotaan melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas, penataan Kota Paringin dan ibu kota kecamatan, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata, dan ekonomi kreatif, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, penguatan kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan yang harmonis, serta peningkatan kualitas birokrasi yang profesional, melayani, dan inovatif.

Pemerintah Kabupaten Balangan berharap perubahan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 dapat menjadi landasan penyusunan perubahan anggaran yang lebih efektif dan adaptif terhadap kondisi fiskal saat ini. Dengan demikian, target pembangunan daerah tetap dapat diwujudkan meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran, sehingga visi dan misi pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Balangan tetap berjalan sesuai rencana.

“Kami berharap perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 ini menjadi dasar penyusunan perubahan APBD yang tetap mampu mendukung pencapaian target pembangunan daerah, sehingga visi dan misi Kabupaten Balangan dapat terus diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Fakhriyanto.

Reporter:NHR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *